Melepas Rindu Surabaya Dengan Sate Usus

Siapa suka sate usus ayam?? atau makanan yang ada di angkringan??

Kalau ada yang bertanya begitu kepada saya, saya nomor satu angkat tangan.. mengapa begitu? karena selama saya tinggal di kota daeng saya tidak pernah mencicipi hidangan sate usus lagi.
Ada beberapa hal yang menjadi faktor permasalahannya. Di kota makassar usus tidak diolah menjadi makanan, melainkan dijadikan makanan ternak atau makanan ikan lele bahkan bisa hanya dibuang di tong sampah. Serta ketidak tauan cara mengolahnya. Pengolahan usus ayam memang susah-susah gampang salah-salah nanti bakalan pahit rasanya. Padahal usus ayam dapat diolah menjadi beberapa jenis makanan seperti sate usus, kripik usus, pepes dll.


Ini merupakan informasi gizi yang terkandung dalam usus ayam dan ternata usus ayam mengandung banyak protein loh...


Setelah kurang lebih 2 tahun saya tidak berkesempatan berlibur ke Surabaya lagi karena kesibukkan kuliah dan skripsi, akhirnya kemarin saya melepas rindu saya dengan kota Surabaya. Tidak sengaja saya lewat di Jl. Boulevard dan menemukan Angkringan Solo yang menjual makanan bercitarasa jawa seperti nasi kucing, tempe dan tahu bacem, sate ampela, sate puyuh dan  yang menjadi andalannya itu sate ususnya matep polll dan sambelnya.

Angkringan solo ini bukanya hanya malam hari dari jam 6 sampai jam 12 malam karena penjualnya berjualan diemperan ruko-ruko di jalan boulevard. Harga makananya pun terjangkau mulai dari 3000 rupiah sampai 6000 rupiah.
Buat yang cari makanan bercitarsa jawa manis-manis enak kaya penulis blog ini (hehhe) tempat ini rekomended loh..

0 komentar